KBRN, Madiun : Sejumlah Kader posyandu di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun mengikuti pertemuan hasil analisis pemantauan pertumbuhan balita. Kegiatan tersebut diadakan di Balaidesa Ngranget, Senin pagi (14/11/2022).  

Pertemuan tersebut dilakukan oleh UPT Puskesmas Jetis guna melakukan edukasi kepada kader posyandu di desa setempat. Sebab, nantinya kader posyandu yang akan memasukkan data balita ke Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk menganalisa perkembangan balita. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Setyorini, nutrisionis puskesmas jetis. Setyorini mengungkapkan, target tahun 2022 stunting di desa Ngranget kurang dari 18,4%. Namun analisa bulan Oktober terakhir, angka stanting tercapai 14,9%. 

“KMS untuk sebagai sarana mengetahui pertumbuhan balita, agar kader mengetahui balita mana saja yang bermasalah, dalam hal gizi yang mempunyai tiga indikator. Yaitu berat badan menurut umur, berat badan menurut tinggi badan, dan tinggi badan menurut umur, dan kedua harapannya setiap desa mengadakan refreshing kader,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh salah satu kader posyandu Desa Ngranget, Lusmiati. Menurutnya, angka stunting di desanya cenderung rendah. Oleh karena itu, pihaknya selalu memberikan sosialisasi mengenai gizi baik untuk para ibu di desa setempat. 

“Kalau di desa kami untuk masalah stunting Alhamdulillah tidak terlalu tinggi, tetapi kami selalu memberikan sosialisai kepada ibu – ibu agar memberikan gizi yang baik kepada putra – putrinya,” ungkap Lusmiati. 

Pada kesempatan itu pula, Kepala Desa Ngranget, Hendrik Eko Suyanto berharap pertemuan tersebut bisa bermanfaat untuk menekan angka stunting di Kabupaten Madiun. (Pramita Maulidha/EW)

Oleh: Eka Wulan – Editor : Rini Rustriani Lesti Handayani – 14 Nov 2022 – 17:47

Sumber : https://rri.co.id/madiun/daerah/87261/kader-posyandu-ngranget-dukung-penurunan-angka-stunting

This entry was posted in Berita.