SEKILAS INFO

     » Aspirasi Anda Dapat Disampaikan Melalui Email kecamatandagangan1@gmail.com      » Sugeng Rawuh di Website Resmi Kecamatan Dagangan. Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun Tahun 2017
Kamis, 10 November 2016 - 10:49:16 WIB
SOSIALISASI 4 PILAR BERSAMA BAPAK Drs. H. Guntur Sasono, M.Si

Diposting oleh : Administrator
Kategori: ARTIKEL POPULER - Dibaca: 121 kali

Dagangan – Kantor Camat Dagangan kedatangan tamu dari anggota DPR/ MPR RI dari komisis IV Bapak Drs. H. Guntur Sasono, M.Si. Kunjungan ini dalam rangka sosialisasi 4 pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika). Sosialisasi ini bertempat di Balai Desa Dagangan pada Jumat 14 Oktober 2016.

Sosialisasi dihadiri oleh seluruh kepala desa, ketua Gapoktan, dan Sekretaris Desa se wilayah Kecamatan Dagangan. Bapak Camat Dagangan Muhamad Zahrowi, AP dalam sambutannya beliau menyampaikan terimakasih atas kunjungan dari Bapak Drs. H. Guntur Sasono, M.Si. Beliau berharap agar sosialisasi 4 pilar ini dapat diresapi dan dilaksanakan oleh seluruh peserta. Dan nantinya akan berdampak pada kehidupan bermasyarakat khususnya untuk bangsa Indonesia.

Mengawali sambutan kedua dari Bapak Drs. H. Guntur Sasono, M.Si beliau mengawali dengan perkenalan diri. Selanjutnya beliau membahas tentang adanya globalisasi sebagai dampak adanya kemajuan teknologi. Hal ini tentu saja akan berdampak bagi bangsa Indonesia. Terutama untuk tetap menumbuhkan rasa cinta tanah air dan jati diri bangsa. Oleh karena itu sosialisasi tentang 4 pilar ini menjadi sangat penting.

Empat pilar bangsa Indonesia antara lain, pertama pancasila yang mengandung nilai-nilai luhur dari bangsa ini, seharusnya Pancasila menjadi kiblat dalam jati diri bangsa. Kedua adalah UUD 1945 menjadi prinsip-prinsip yang harus dipegang teguh oleh seluruh rakyat di Republik Indonesia. Ketiga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang harus dijaga keutuhannya. Dan pilar keempat adalah Bhineka Tunggal Ika yang artinya keberagaman memang menjadi ciri khas dari bangsa Indonesia, dan keberagaman bukan menjadi alasan untuk saling berkonflik dan bercerai berai. (LG)